Disclaimer
Hai kamu yang lagi nyasar (atau sengaja mampir) ke cintakita.com!
Sebelum kamu menyelam terlalu dalam ke lautan kata-kata dan cinta di blog ini, yuk kita ngobrol sebentar tentang tentang ekspektasi dan realita. Jadi gini…
1. Aku Bukan Psikolog, Terapis, Apalagi Dukun Cinta
Yup, aku bukan professor relationship, bukan juga lulusan S2 Psikologi Cinta. Aku hanyalah manusia biasa yang suka baca buku, scroll blog, nonton video edukatif, dan yang paling penting: belajar dari pengalaman (baik yang manis maupun yang nyesek).
Semua yang kamu baca di sini adalah pandangan pribadi, hasil perenungan, pengamatan, dan kadang curhatan yang disamar-samarkan biar nggak terlalu obvious.
2. Baca dengan Hati, Tapi Pakai Logika Juga
Tulisan di blog ini mungkin relate banget sama kamu. Bisa bikin kamu mikir, tertawa, bahkan nangis. Tapi ingat ya, setiap hubungan itu unik. Jadi apa yang berlaku di ceritaku atau ceritamu, belum tentu berlaku universal.
Gunakan isi blog ini sebagai inspirasi, bukan instruksi hidup. Kalau kamu lagi punya masalah serius dalam hubungan atau kesehatan mental, please banget konsultasikan ke profesional yang memang ahli di bidangnya. Aku cuma bisa menemani lewat kata.
3. Aku Bisa Salah (Dan Itu Manusiawi)
Karena ini blog personal, pasti ada momen di mana pendapatku bisa aja berubah seiring waktu dan pertumbuhan. Bisa aja aku nulis A hari ini, lalu 2 tahun lagi aku sadar bahwa aku ternyata lebih setuju sama B. Gitu lah hidup belajar, tumbuh, dan kadang malu sendiri pas baca tulisan lama.
4. Konten Bukan Endorse, Kecuali Dibilang
Kalau aku nyebut-nyebut buku, film, atau akun Instagram, itu murni karena aku suka dan pengen berbagi. Tapi kalau suatu saat ada kerja sama atau sponsorship, akan jelas aku tulis sebagai konten berbayar atau endorse. Transparansi itu penting, kan?
Singkatnya:
Aku nulis bukan karena aku sok tahu, tapi karena aku peduli.
Aku berbagi bukan karena aku paling benar, tapi karena aku ingin kita sama-sama belajar.
Cintakita.com adalah tempat berbagi, bukan menggurui. Tempat cerita, bukan ceramah. Tempat refleksi, bukan resep cinta instan.
So, nikmati isinya, ambil yang cocok, dan buang yang nggak relevan buat kamu.
Kita semua punya perjalanan cinta masing-masing dan blog ini cuma salah satu teman perjalanan.
Terima kasih sudah mampir. Semoga kamu menemukan secuil cahaya di antara kata-kata di sini.
Dan semoga cintamu, pada akhirnya, juga menemukan rumahnya. 💌
Salam hangat,
Penjaga Kata di CintaKita.com